Senin, 26 April 2010

MENYAMBUT BULAN HAJI


MENYAMBUT BULAN HAJI

 الحمد لله الذى منّ على من وفد بيته تسهيل الطرقات ذَهَابا وايابا.   وغفر للحجّاج ذنوبهم وطهّر قلوبهم واعتق لهم من النار رقابا.  اشهد ان لا اله الا الله وحده لا شريك له شهادة تكون عند السؤال جواباً.  واشهد انّ محمّدا عبده ورسوله اطيب العرب اصولا وفروعا وانسابا.   اللهمّ صلّ وسلّم على هذا النبيّ الكريم الممجّد والرسول االعظيم  سيدنا ومولانا محمّد وعلى اله واصحابه الذين كانوا رفقاءَ الحجيج لبلد الله وامراءَ واصحابا.  وسلّم تسليما كثيرا.  امّا بعد.  فيا ايها الاخوان.  اتّقوا اللهَ  فقد فاز المتقون
Ma'asyiral hadirin jamaah jum'at rahimakumullah.
Marilah kita senantiasa bertakwa kepada Allah SWT dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Dengan bertakwa kita akan berbahagia, baik di dunia, maupun di akhirat kelak, dan sebaliknya manakala kita tidak mau bertakwa, kita akan celaka, baik di dunia, maupun di akhirat nanti.
Ma'asyiral hadirin rahimakumullah.
Kita sekarang tengah memasuki bulan Zulhijah, satu bulan di mana umat Islam yang mampu diwajibkan menunaikan ibadah haji ke Baitullah untuk memenuhi rukun Islam yang ke lima. Allah SWT berfirman dalam QS. Ali Imron : 97 :


 ولله على الناس حجّ البيت من استطاع اليه سبيلا ومن كفر فانّ الله غنيّ عن العالمين


Artinya : " Dan hanya karena Allah diwajibkan haji atas manusia ke Baitullah, yaitu terhadap mereka yang telah sanggup melaksanakan kewajiban tersebut, sungguh Allah tidak menghajatkan apa-apa dari alam semesta ini. "
Dalam QS. Al Haj : 27  -   28   Allah SWT  berfirman :

 واذّن فى الناس بالحجّ يأتوك رجالا وعلى كلّ ضامر يأتين من كلّ فجّ عميق.    ليشهدوا منافع لهم........ الاية

Artinya ; " Dan panggillah manusia untuk melakukan ibadah haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kami dan dengan kendaraan yang melelahkan dari pelosok-pelosok penjuru dunia, agar mereka menjadi saksi akan banyaknya manfaat bagi perjalanan mereka. "

Ma'asyiral hadirin rahimakumullah.
Perjalanan haji adalah perjalanan suci. Perjalanan menelusuri tapak-tapak kaki para Nabi. Dengan niat suci memenuhi panggilan Ilahi. Perjalanan yang banyak mengeluarkan energi, yang membutuhkan kebulatan tekad di dalam hati. Kalau di dunia ini ada kebahagiaan, maka tak ada kebahagiaan yang lebih mulia dari pada memenuhi panggilan Tuhan Yang bersifat Rahman. Kebahagiaan yang tumbuh dari hati yang beriman. Dan orang yang beribadah haji, perasaan itulah yang dirasakan., meski dia harus banyak berkurban, banyak uang yang dibelanjakan, sanak keluarga yang ditinggalkan, tenaga yang harus dikerahkan, waktu lama yang harus diluangkan. Namun begitu dia sampai di hadapan Ka'bah rumah Tuhan, rasa nikmat hatilah yang dirasakan. Jerih payah tidak terasa, jauh dari kampung halaman tidak mengapa, tak terasa mengucur air mata, rasa bahagia menyelimuti sekujur dirinya, laksana bayi berada dalam pelukan ibu bapaknya. Tenang dan tenteram hati dibuatnya. Maka meluncurlah dari mulutnya kata-kata manja penuh puja dan doa, penuh harapan dan permintaan yang selama ini terpendam dalam dada. Ka'bah yang selama ini menjadi kiblat tiap kali dalam salatnya, ke arah mana wajahnya dihadapkannya, kini benar-benar ada di depan matanya. Dia bukan hanya bisa memandangnya, tapi sekaligus bisa menyentuhnya dan mencurahkan isi hati di sisinya. Inilah rumah Allah yang dikatakan dalam QS. Ali Imron : 97  penuh barokah :

 اِنّ اوّلَ بيتٍ وُضِعَ للناس لَلّذِى بِبَكّةَ مُبارَكا وَهُدًى للعَالَمِينَ.


Artinya : " Sesungguhnya rumah pertama yang diperuntukkan bagi manusia untuk beribadah kepada allah yaitu Baitullah yang ada di Mekah yang penuh barokah dan menjadi petunjuk bagi umat manusia seluruh dunia. "
Ma'asyiral muslimin hadaniyallah waiyyakum.
Mula-mula Baitullah ini dibangun oleh Nabi Adam as., kemudian direnovasi oleh Nabi Ibrohim as. dan Nabi Ismail as dan kemudian juga oleh Nabi Muhammad saw. Di Ka'bah ini orang yang menunaikan ibadah haji disuruh bertawaf, yakni  mengelilinginya.sebanyak tujuh kali. Bagi orang yang berpikiran dangkal, ia menganggap bahwa pekerjaan tawaf ini seperti orang bermain-main, padahal Maha Suci Allah dari perbuatan main-main dalam aturan agama-Nya. Para ulama menilai bahwasanya tawaf itu mengandung hikmah yang sangat tinggi, yaitu agar tertanam di hati tiap mukmin gaya hidup yang hanya berporos kepada kehendak Allah. Agar mereka, baik dalam pikiran, perkataan, maupun perbuatan di sepanjang kehidupannya hanya untuk Allah semata. Gaya hidup seperti inilah yang dikehendaki Allah, sebagaimana  Ia berfirman dalam QS. Al An'am : 162 :

 قل انّ صلاتى ونسكى ومحياي ومماتى لله ربّ العالمين

Artinya : " Katakanlah sesungguhnya salatku dan ibadahku serta hidup dan matiku adalah untuk Allah Tuhan semesta alam. "
Ini potongan doa Iftitah yang selalu kita baca pada setiap kita salat. Sayang sekali banyak di antara kita yang di dalam kehidupan belum bisa menjabarkannya dengan baik. Di dalam tawaf orang tidak hanya berjanji dengan perkataan, tapi diperagakan dengan mengelilingi Ka'bah  7 x  setiap tawaf.  Itulah sebabnya Nab saw.  bersabda :

 الطواف صلاة فأ قلّوا فيه الكلامَ.

Artinya : " Tawaf itu adalah salat, karenanya sedikitkanlah olehmu perkataan di dalamnya. "   {  HR. Thobroni  }

Ma'asyiral hadirin rahimakumullah.
Padang Arafah yang dalam sejarah dikenal sebagai tempat pertemuan Adam dan Hawa, di tempat itu jamaah haji diperintahkan untuk melakukan ibadah wukuf. Di Arafah itulah jamaah haji dari berbagai penjuru dunia berkumpul bagaikan di Padang mahsyar. Mereka berbeda-beda suku bangsa, warna kulit, bahasa, budaya, politik, ekonomi, pangkat dan keturunan. Namun perbedaan itu semuanya ditanggalkan. Termasuk pakaian kebesaran, digantikan dengan pakaian seragam Ihram, yaitu kain putih tanpa dijahit. Di Padang  Arafah inilah mereka semua tunduk di hadapan Allah SWT.  Tak ada kelebihan sedikit pun di hadapan Allah SWT.. orang yang palng mulia di sisi Allah hanyalah orang-orang yang paling takwa kepada-Nya. Jamaah haji yang benar-benar melakukan wukuf akan tertanam kesadaran kesamaan derajat dan martabat. Allah WT. berfirman dalam QS. Al Hujurat : 13

 با ايّها النّاس انّا خلقناكم من ذكر وانثى وجعلنا كم شعوبا وقبائل لتعارفوا   انّ اكرمكم عند الله اتقاكم  انّ اللهَ عليم خبيرٌ.

Artinya : " Hai umat manusia sesungguhnya Kami menciptakan kamu terdiri dari laki-laki dan perempuan, lalu Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku bangsa supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. "
Mina yang terkenal sebagai tempat Nabi Ibrahim as., Nabi Ismail as. , dan Siti Hajar ra. melempari iblis, karena ia menggoda mereka, di tempat itu jamaah haji diperintahkan untuk melontar jumrah, satu ibadah yang menggambarkan melontar iblis terkutuk. Jamaah haji yang benar-benar melakukan ibadah ini, tentu akan tertanam kesadaran untuk selalu berpaling dari hawa nafsu mereka, dan menolak keinginan-keinginan dan bujukan-bujukan setan, sebagaimana Allah berfirman dalam  QS.An Nur : 21

 يا ايّها الذين امنوا لا تتّبعوا خطوات الشيطان ومن بتّبع خطوات الشيطان فانّه بأمر بالفحشاء والمنكر..... الابة

Artinya : "  Hai orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan keji dan mungkar.......... "
Ma'asyiral muslimin hadaniyallah waiyyakum.
Bukit Sofa dan Marwah yang tercatat sebagai tempat Siti Hajar mencari air untuk anaknya Ismail, di tempat itu jamaah haji diperintahkan untuk melakukan ibadah Sa'i, berlari-lari kecil yang menggambarkan, bahwa untuk memperoleh rahmat dan karunia       Allah, manusia harus bekerja keras tidak boleh malas.
Kaum muslimin yang berbahagia.
Betapa bahagianya jamaah haji yang ketika berada di Madinah, mereka berkumpul di hadapan makam Rasulullah saw., karena sepertinya mereka dapat berjumpa dengan Rasulullah saw. kala beliau masih hidup. Nabi saw. bersabda :

 من حجّ فزار قبرى بعد وفاتى كان كمن زارنى فى حياتى.

Artinya : " Siapa yang melakukan ibadah haji lalu dia berziarah kepadaku sesudah wafatku, maka samalah halnya dia berziarah kepadaku di waktu hidupku. "  { Hadis Riwayat Thobroni  }.
Demikianlah khutbah kali ini yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan kita semua diberikan kemampuan oleh Allah SWT untuk dapat menunaikan ibadah haji.     

 بارك الله لى ولكم فى القران العظيم   ونفعنى واياكم بتلاوته انّه هو السميع العليم.   اعوذ بالله من الشيطان االرّجيم    والعصر انّ الانسان لفى خسر الاّ الذين امنوا وعملوا الصالحات وتواصوا بالحقّ وتواصوا بالصبر.  وقل ربّ اغفر وارحم وانت خير الراحمين.

1 komentar:

  1. SEMOGA ALLAH MENJADIKAN PARA JAMAAH HAJI JADI HAJI MABRUR DAN YANG YANG BELUM MENUNAIKAN HAJI ALLAH SEGERAKANMAMPU MENYANAIKAN HAJI DAN MEMPEROLEH HAJI MABRUR

    BalasHapus